Widget HTML Atas

Tips Cara Mudah Mengolah Daging Kurban Agar Empuk Dengan Bahan Alami, Membuat Sajian Istimewa Saat Idul Adha

Tips Cara Mudah Mengolah Daging Kurban Agar Empuk Dengan Bahan Alami, Membuat Sajian Istimewa Saat Idul Adha

Mengolah daging menjadi empuk dalam sajian istimewa


Mengolah daging menjadi empuk dalam sajian istimewa, sebenarnya tidak terlalu susah.

Asal mengetahui rahasia bagaima cara mengolahnya, proses membuat daging menjadi empuk bisa dilakukan tidak memerlukan waktu yang lama.

Berikut kiat, tips dan tata cara yang bisa digunakan untuk membuat daging kurban cepat empuk. Apalagi pada Idul Adha nanti, kupon daging sudah dimiliki.

Berikut QIDOENX GROUP telah menghimpun dari berbagai sumber tips dan bahan yang digunakan untuk membuat daging kurban cepat empuk.

1. Pukul-pukul Daging



Cara pertama untuk mengempukkan daging adalah dengan memukul-mukul daging.

Dengan bantuan alat pemukul daging, pukul-pukul kedua sisi daging sampai teksturnya jadi lebih empuk.

Jangan lupa memakai talenan sebagai alas, agar daging tidak bergeser saat dipukul.

Ingat, jangan juga terlalu kencang memukulnya, agar sari daging tidak keluar.

2. Perhatikan Cara Memotong Daging

bagaimana cara anda memotong daging

Perhatikan bagaimana anda memotong dagingnya.

Potong-potonglah daging berlawanan arah dengan seratnya.

Fungsinya adalah untuk menghambat bersatunya serat daging pada saat dimasak, sehingga daging bisa jadi lebih empuk.

3.Balur dengan Parutan Nanas

Parutan Nanas


Selain daun pepaya, buah nanas yang masih muda juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging.

Caranya, parut nanas kemudian balurkan pada daging dan diamkan selama kurang-lebih 30 menit.

4. Bungkus dengan Daun Pepaya

Daun Pepaya

Daging juga bisa diempukkan dengan cara membungkusnya pakai daun pepaya, selama kira-kira 30 menit, sebelum mulai dimasak.

Kandungan zat papain dalam daun pepaya sejak dulu selalu berhasil mengempukkan daging.


5. Olesi dengan Remasan Buah Kiwi

Remasan Buah Kiwi


Ya, kiwi memang merupakan salah satu buah yang juga bisa mengempukkan daging.

Buah kiwi mengandung enzim actinidin yang mampu membuat daging jadi cepat empuk.

Caranya dengan meremas-remas dan mengoleskan buah kiwi yang sudah hancur ke potongan daging yang akan dimasak.

Untuk 1 kg daging biasanya diperlukan 1 hingga 1 ½ butir kiwi, dan diamkan selama 1-2 jam sebelum dimasak.

6. Tutup dengan Kulit Pisang

mengempukkan daging adalah dengan memanfaatkan kulit pisang

Alternatif lain untuk mengempukkan daging adalah dengan memanfaatkan kulit pisang.

Kandungan bahan aktif alami di dalam kulit pisang bisa membantu menguraikan protein dalam daging, sehingga daging bisa lebih cepat empuk.

Untungnya lagi, selain mengempukkan daging, kulit pisang juga membuat daging yang diolah tidak kering dan tidak berubah cita rasanya.

Caranya? Ambil saja beberapa kulit pisang, lalu tutupkan pada daging dan diamkan selama 30 menit – 1 jam.

7. Menambahkan Segenggam Beras


Menambahkan Segenggam Beras


Bila bahan-bahan untuk mengempukkan daging yang telah disebutkan di atas tidak ada, kita bisa memanfaatkan beras.

Memasukkan segenggam beras pada air rebusan daging.

Bila beras itu hancur bercampur dengan daging, berarti daging atau buntut sudah empuk. Gampang bukan?

8. Tambahkan Parutan Jahe

Parutan Jahe


Jahe mengandung enzim proteolitik atau protease yang dapat mengurai ikatan protein pada daging.

Ketika protein di dalam daging terurai, maka daging akan menjadi lebih empuk.

Pertama parut dulu jahe, baru kemudian lumuri daging dengan parutan jahe dan diamkan selam 30 menit.

Setelah 30 menit baru daging bisa dimasak. Tapi ingat, agar rasa jahe tak terlalu tajam, cuci daging sampai bersih sebelum dimasak.

Menyimpan Daging Kurban

Jika pada saat hari raya idul adha nanti Anda tidak sempat memasak daging dan berniat menyimpannya, pastikan daging sapi disimpan di kulkas bersuhu 1 derajat Celcius atau di freezer bersuhu -18 derajat Celcius sesegera mungkin.

Hal ini berguna untuk menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi daging sapi, dan memperpanjang umur simpan makanan.

Kalau disimpan di kulkas, daging sapi mentah hanya disimpan selama satu atau dua hari. Jika yang disimpan adalah daging sapi masak atau olahan, daging dapat bertahan selama tiga hingga empat hari.

Jika disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua bulan.

Simpan daging sapi dalam wadah bersih dan tertutup rapat.

Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, bisa menggunakan air dingin.

Caranya, bungkus daging dengan plastik atau kemasan hingga rapat agar tidak ada bakteri yang masuk.

Kemudian, rendam di mangkok atau panci berisi air dingin hingga benar-benar terendam sepenuhnya.

Ganti air setiap 30 menit hingga makanan benar-benar mencair dan siap untuk dimasak.

Dengan cara-cara di atas, Anda dapat menyantap menu daging pada idul adha atau beberapa hari setelahnya tanpa rasa khawatir. Selain itu, terapkan pola makan dan makan dengan rutin, agar tubuh tetap sehat.

No comments for "Tips Cara Mudah Mengolah Daging Kurban Agar Empuk Dengan Bahan Alami, Membuat Sajian Istimewa Saat Idul Adha"