Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Jenis Oat yang Perlu Kamu Ketahui, Mana Oatmeal Terbaik untuk Diet?

5 Jenis Oat yang Perlu Kamu Ketahui, Mana Oatmeal Terbaik untuk Diet?

id.siswaku.com - Tahukah kamu bahwa sebenarnya ada 5 jenis oat yakni  oatmeal instan, quick cooking oats, rolled oat,  steel cut oat, oatmeal organik? Lalu, di antara jenis oat tersebut, diet dengan oatmeal mana yang terbaik? Yuk, simak penjelasan lengkapnya! Ini 5 jenis oat yang perlu kamu ketahui, dan mana oatmeal yang terbaik untuk diet.

 

Manfaat Oatmeal untuk Diet Sehat

Makan oatmeal untuk diet menurunkan berat badan efektif karena dapat membantu memperlancar metabolisme tubuh. Manfaat oatmeal untuk kesehatan juga terbukti positif sehingga banyak orang yang rela melakukan diet dengan oatmeal. Kandungan oatmeal di antaranya mencakup 50 nutrisi, termasuk vitamin, mineral, dan serat beta glukan yang unik. 

Beta glukan bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol jahat penyebab penyakit jantung, dan kadar gula darah dalam tubuh.

Makan oatmeal untuk diet menurunkan berat badan dapat dilakukan sebagai karbohidrat pengganti nasi. Kandungan karbohidrat dan kalori oatmeal lebih sedikit jika dibandingkan dengan nasi putih. Oatmeal juga lebih baik dari nasi putih karena komposisi serat dan protein oatmeal lebih tinggi dan kadar gulanya lebih rendah.

Setelah mengetahui manfaat oatmeal, ketahui jenis oatmeal untuk diet terbaik yang paling sesuai untukmu!


1. Oatmeal Instan, Jenis Oat untuk Diet Paling Praktis


Oatmeal instan adalah jenis oat yang telah melalui proses masak paling panjang yakni dikukus dalam waktu lama hingga setengah matang, digiling hingga pipih dan menjadi serpihan yang cukup halus, kemudian dikeringkan. Tekstur oatmeal instan lebh tipis dan halus sehingga lebih mudah menyerap air dan dapat menjadi bubur. Diet dengan oatmeal praktis dilakukan sebagai karbohidrat penganti nasi untuk kamu ingin memulai hidup sehat

Diet oatmeal instan digemari karena lebih praktis. Cara membuat oatmeal untuk diet satu ini sangat mudah, yakni dengan menyeduhnya dengan air panas hingga menjadi bubur. Kurus dengan quaker oatmeal instan ideal dikonsumsi di tengah padatnya aktivitas kerja hingga anak kos sekalipun. Namun, kamu harus lebih jeli memperhatikan komposisi oatmeal instan karena beberapa di antaranya ditambahkan gula, garam, atau perisa tambahan lainnya.

Nilai gizi oatmeal instan (per 100 gram oatmeal instan):

Karbohidrat: 61g
Protein : 13,3g
Lemak: 6.8g
Air: 13,4g
Kolesterol: 0mg

Vitamin (Untuk setiap 100 g oatmeal instan):
Niacin: 1mg
Vitamina B1: 0,55mg
Vitamin B2: 0,15mg
Vitamin B6: 0,94mg
Vitamin E : 1.2mg

Mineral (Untuk setiap 100 g oatmeal instan):
Mengandung kalsium : 51mg
Besi: 4mg
Kalium: 373mg
Magnesium: 131mg
Sodium: 5mg
Fosfor: 441mg



2. Quick Cooking Oats, Jenis Oat untuk Diet yang dimasak Cepat

Sama-sama telah dilakukan proses pengolahan seperti oatmeal instan, quick cooking oats dikukus lebih cepat dibandingkan oatmeal instan. Cara memasak quaker oat quick oat ialah direbus dengan air di atas kompor selama kurang lebih 5 menit. Merek oatmeal untuk diet dengan jenis instan dan quick cooking oats yang paling umum ditemukan di pelapak online dan supermarket ialah Quaker Oatmeal.

Ada yang perlu diperhatikan saat beli oatmeal instan yaitu perbedaan antara oatmeal instan dan quick cooking oats secara fisik. Kemasan oatmeal instan berwarna merah, sedangkan quick cooking oats memiliki kemasan berwarna biru. Penggunaan warna kemasan tersebut juga digunakan pada banyak merek oatmeal untuk diet di pasaran untuk membedakan oatmeal instan dan quick cooking oats.

 

3. Rolled Oat, Jenis Oat untuk Diet yang Lebih Baik


Rolled oat adalah jenis oat yang berasal dari oat goats alias menir gandum yang telah dikupas, kemudian dikukus hingga tekturnya sedikit melunak dan dipipihkan dengan alat penggilas. Proses tersebut dinilai mampu menjaga kestabilan kandungan minyak sehat di dalamnya dan dapat memperpanjang umur penyimpanan.

Mengalami pemrosesan yang lebih pendek dibandingkan quick cooking oats dan oatmeal instan, tekstur rolled oat masih lebih jelas terlihat layaknya serpihan biji yang dipipihkan. Cara masa rolled oa juga masih cukup singkat yakni hanya 10 menit dimasak di atas api.

Nah, jenis oat satu ini juga merupakan bahan dasar makanan diet sehat lainnya yakni muesli dan granola. Kelebihan rolled oat ialah dapat dikreasikan dalam berbagai resep oatmeal untuk diet, salah satunya resep overnight oat dalam jar yang lagi ngetren. Enaknya lagi, rolled oat juga biasa digunakan sebagai bahan dasar dalam kreasi oatmeal untuk baking cake hingga kue kering dari oatmeal. Kamu pun jadi bebas bereksperimen dengan resep oatmeal untuk diet buatanmu sendiri. Yummy!

 

4. Steel Cut Oat, Jenis Oatmeal untuk Diet Terbaik



Steel cut oat adalah oat groats utuh yang belum melalui banyak proses pemasakan. Semua jenis oat berasal dari groat oat, yakni biji serealia yang telah dikuliti dan dipanggang dalam suhu rendah.

Nah, steel cut oat adalah oat groats yang dipotong menjadi beberapa bagian kecil menggunakan alat pemotong tajam yang terbuat dari baja. Steel cut oat tidak dipipihkan, melainkan dipotong bergerenjal berukuran hampir sama dengan biji wijen. 

Cara masak steel cut oat ialah dengan cara dimasak dengan air sekitar 20-30 menit di atas kompor, lebih lama dibandingkan dengan jenis oat yang dipipihkan.

Bentuknya yang demikian menghasilkan tekstur chewy dan terdapat cita rasa nutty yang lebih kuat saat disantap dibandingkan dengan tipe old fashioned oat ataupun oatmeal instan. 

5. Oatmeal organik / organik jenis Oat sangat sehat

Untuk menghasilkan oatmeal organik, Anda harus memiliki persediaan sereal ini yang sesuai dengan kepemilikan pertanian yang terdaftar di register Pertanian Organik , yang spesifikasinya sangat ketat dalam hal teknik budidaya, di mana penggunaan pupuk dilarang. , pestisida, dan produk kimia apa pun yang memiliki risiko toksisitas terkait.

Tepung yang dibuat dari oat asal ini adalah makanan yang sangat sehat, ideal untuk dikonsumsi ditemani, misalnya dengan yogurt, susu almond atau kedelai atau kacang-kacangan. Sumber daya yang sangat penting bagi mereka yang memastikan pola makan bebas pestisida dan semua jenis zat sintetis.

Tanaman gandum yang tercakup dalam spesifikasi yang diatur oleh komite pertanian organik bersertifikat menyediakan bahan baku berkualitas tinggi karena tidak memiliki semua jenis pupuk, pestisida, dan residu kimiawi yang membawa risiko keracunan.

Oatmeal organik dan organik merupakan 'imput' bagi kesehatan karena berkontribusi pada peningkatan kualitas pangan dan kesehatan konsumen.


Jadi, Apa Jenis Oat untuk Diet Menurunkan Berat Badan yang Terbaik? 

Seperti dikutip dari health.harvard.edu, oatmeal instan mengandung nutrisi yang sama dengan jenis oat yang lebih minim proses, seperti menir gandum (oat groats) dan steel cut oat. Namun demikian, indeks glikemik menunjukkan angka yang berbeda.

Glycemic Index (GI) atau indeks glikemik adalah nilai yang dicantumkan dalam makanan untuk mengetahui seberapa lambat atau cepat makanan dapat meningkatkan kadar glukosa darah dalam tubuh. Gula darah yang berlebihan dalam darah dapat menjadi racun yang mengakibatkan kebutaan dan gagal ginjal dalam jangka panjang.

Semakin rendah nilai indeks glikemik, maka semakin memperlambat peningkatan kadar glukosa dalam tubuh. Sedangkan semakin tinggi kadar glikemik, maka akan mempercepat peningkatan gula darah setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Makanan rendah GI cenderung mendorong penurunan berat badan, sementara makanan tinggi pada skala GI membantu pemulihan energi setelah berolahraga. 

Oat groats dan steel cut oat yang mengalami pemrosesan lebih sedikit membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh sehingga memiliki nilai Glycemic Index (GI) lebih rendah dibandingkan rolled oat, terlebih jenis oat instan yang memiliki Glycemic Index (GI) lebih tinggi.

Quick cooking oats dan oatmeal instan bisa jadi langkah yang baik untuk mengawali diet sehat di tengah aktivitasmu yang padat.

Sedangkan rolled oat merupakan jenis oat untuk diet yang lebih baik dibandingkan oatmeal instan atau quick oat karena memilki nilai indeks glikemik yang tidak berbeda jauh dari steel cut oat, namun cepat dari segi penyajian.

Steel cut oat adalah pilihan oatmeal untuk diet terbaik dalam menurunkan berat badan karena memiliki kadar glikemik rendah.

Meskipun belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa oat dapat menghasilkan penurunan berat badan secara signifikan, setidaknya diet dengan oatmeal ampuh membantumu menjaga pola makan sehat dan mengontrol nafsu makan berkat serat beta glucan yang terkandung di dalamnya.

Serat beta glucan menebalkan volume makanan di dalam usus sehingga berpengaruh dalam memperlambat pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Yang juga perlu diingat, kurus makan oatmeal dapat dicapai apabila dimakan dengan porsi yang tepat dan disertai makanan pendamping bergizi lainnya.

Jadi, oatmeal untuk diet mana yang terbaik untukmu?

Post a Comment for "5 Jenis Oat yang Perlu Kamu Ketahui, Mana Oatmeal Terbaik untuk Diet?"